HTML CSS
HTML Dasar: Mengenal CSS (Cascading Style Sheets)
Section titled “HTML Dasar: Mengenal CSS (Cascading Style Sheets)”Apa Itu CSS?
Section titled “Apa Itu CSS?”CSS (Cascading Style Sheets) adalah bahasa yang digunakan untuk mengatur tampilan dan gaya dari elemen HTML seperti warna, ukuran teks, jarak antar elemen, dan lain-lain.
Inline CSS
Section titled “Inline CSS”Inline CSS adalah gaya (style) yang langsung dituliskan di dalam tag HTML menggunakan atribut style.
Contoh:
<p style="color: blue; font-size: 20px;">Teks ini berwarna biru dan berukuran 20px.</p>Cocok untuk styling cepat dan hanya satu elemen, tidak direkomendasikan untuk penggunaan banyak elemen karena sulit dikelola.
Internal CSS
Section titled “Internal CSS”Internal CSS adalah gaya yang dituliskan di dalam tag <style> di bagian <head> dari dokumen HTML.
Contoh:
<!DOCTYPE html><html><head> <style> body { background-color: #f9f9f9; font-family: Arial, sans-serif; }
h1 { color: green; }
p { color: #333; } </style></head><body>
<h1>Judul Halaman</h1> <p>Ini adalah paragraf dengan gaya internal CSS.</p>
</body></html>Cocok untuk proyek kecil atau saat ingin mengatur gaya dalam satu halaman HTML saja.
External CSS
Section titled “External CSS”External CSS adalah gaya yang ditulis dalam file terpisah dengan ekstensi .css, kemudian dihubungkan ke file HTML dengan tag <link>.
Langkah 1: Buat file CSS (misalnya style.css)
body { background-color: #e0f7fa; font-family: 'Segoe UI', sans-serif;}
h1 { color: #00796b;}
p { font-size: 16px;}Langkah 2: Hubungkan ke HTML
<!DOCTYPE html><html><head> <link rel="stylesheet" href="style.css" /> <title>Contoh External CSS</title></head><body>
<h1>Ini Judul dengan External CSS</h1> <p>Paragraf ini mendapatkan style dari file CSS terpisah.</p>
</body></html>Ini adalah metode paling disarankan, karena:
- Lebih mudah dikelola
- Dapat digunakan kembali di banyak halaman
- Memisahkan struktur (HTML) dan gaya (CSS)
Perbandingan Singkat
Section titled “Perbandingan Singkat”| Metode | Keuntungan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Inline CSS | Cepat dan mudah untuk 1 elemen | Sulit dikelola, tidak rapi |
| Internal CSS | Mudah dikontrol di 1 halaman | Tidak bisa dipakai lintas halaman |
| External CSS | Profesional dan efisien | Butuh file tambahan (.css) |
Kesimpulan
Section titled “Kesimpulan”- Gunakan inline CSS hanya untuk styling cepat dan kecil.
- Gunakan internal CSS untuk halaman tunggal.
- Gunakan external CSS untuk proyek lebih besar dan profesional.
- CSS membuat halaman web lebih menarik dan responsif.